VISITING LECTURE ''Managerial Accounting/Financial Accounting''

VISITING LECTURE ''Managerial Accounting/Financial Accounting''

Semarang, 7 – 10 Februari 2022 Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) Kerjasama dengan University Malaysia Perlis (Malaysia)

 

Acara Vsiting Lecture tersebut diselenggarakan 7-10 Februari 2022 Pukul 13.30 s.d 13.30 WIB yang di laksanakan melalui Zoom Meeting dan You Tube Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) dan di hadiri oleh mahasiwa dan masyarakat umum.

 

Visiting Lecture ini Menghadirkan 4 Narasumber. Hari ke satu Dr. Faiz Bin Masnan (Senior Lecturer Faculty of Applied and Human Sciences, Centre for Liberal Sciences), hari ke dua, Dr. Wan Sallha Yusoff (Senior Lecturer Faculty of Applied and Human Sciences), hari ke tiga, Dr. Mohd Shahidan Shaari (Senior Lecturer Faculty of Applied and Human Sciences) dan hari ke tiga, Dr. Atikah Nor Binti Johari Senior Lecturer Faculty of Applied and Human Sciences


Hari ke dua pada Selasa, 8 Februari 2022, yang di isi narasumber Dr. Wan Sallha Yusoff (Senior Lecturer Faculty of Applied and Human Sciences) menjelaskan tentang Masalah Saat ini di Akuntansi  Manajerial. Apa itu akuntansi manajerial, akuntansi manajerial yaitu  Melibatkan penggunaan internal dan data keuangan eksternal untuk membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan mengenai organisasi strategi untuk mencapai tujuan dan tujuan. Tujuan dari MA antaranya yaitu Tujuan utama, untuk mempengaruhi perilaku pada semua tingkatan organisasi. Dan tujuan sekunder, untuk membangkitkan rasa ingin tahu investigasi dan penemuan dengan membawa ke cahaya informasi yang relevan dan menciptakan pertanyaan tentang informasi ini. MA juga mempunya fungsi, diantaranya yaitu Perencanaan, pengambilan keputusan, pemantauan dan kontrol yang terakhir yaitu akuntabilitas.

 

Tren Saat ini di Manajerial Akuntansi yaitu Satu (1), Ekspansi dari produk sentris ke saluran dan pelanggan profitabilitas sentris analisis. Dua (2), Manajerial Akuntansi Pengeluaran Peran dengan Enterprise Kinerja Manajemen (EPM) Apa itu Enterprise Manajemen Kinerja yaitu Proses pemantauan kinerja di seluruh perusahaan dengan tujuan mengingkatkan bisnis kerja. Sistem EPM mengintegrasikan dan menganalisis data dari banyak sumber, termasuk, namun tidak terbatas pada, E-commerce sistem, aplikasi dan sumber data eksternal. Sistem EPM canggih dapat mendukung banyak kinerja metodologi seperti balanced scorecard. Tiga (3), Pergeseran ke prediktif Akuntansi. Mengapa Akuntansi prediktif diperlukan, Dalam beberapa dekade terakhir, akuntan manajemen telah membuat langkah signifikan dalam meningkatkan utilitas dan keakuratan biaya yang mereka hitung dan laporkan. Kesenjangan ini disebabkan oleh pergeseran kebutuhan manajer-dari hanya perlu tahu apa hal biaya (seperti biaya produk) dan apa yang terjadi-untuk kebutuhan rinci informasi tentang apa biaya dan keuntungan masa depan mereka dan mengapa. Empat (4), Analisis bisnis tertanam dalam EPM metode akuntansi. Apa itu perusahaan berbasis Enterprise


Performance Management ? EPM berbasis Analytics adalah integrasi beberapa metode dengan masing-masing tertanam dengan analisis bisnis, seperti analisis segmentasi, dan terutama analisis prediktif … Untuk mencapai strategi dan membuat keputusan yang lebih baik. Data yang masuk ke manajemen kinerja perusahaan bukan hanya data internal yang dimiliki organisasi. Ini juga mencakup data eksternal sebanyak mungkin untuk memberikan pandangan holistic situasi. Data eksternal dapat mencakup data historis tentang pasar keuangan, rasio industri, dan tolok ukur, informasi konsumen, dll. Keputusan yang lebih baik, Tindakan yang lebih baik Tujuan Analytics harus untuk mendapatkan wawasan dan pandangan ke depan dan memecahkan masalah, untuk membuat lebih baik dan keputusan lebih cepat dengan data yang lebih akurat dan berbasis fakta, dan untuk mengambil tindakan. Lima (5) Hidup berdampingan dan peningkatan manajerial metode akuntansi. Ada perdebatan dalam komunitas akuntansi manajemen tentang biaya apa yang paling tepat metode. Mungkin ada kubu saingan seperti lean accounting dan pendukung Activity-based costing (ABC). Solusinya adalah menerima memiliki dua atau lebih metode akuntansi manajemen yang ada bersama. Ada dapat biaya yang berbeda untuk tujuan yang berbeda digunakan oleh berbagai jenis manajer dan tim karyawan. Tren nomor 5 menunjukkan bahwa CFO yang lebih progresif dan staf akuntansi manajemen mereka adalah mempertimbangkan berbagai kebutuhan berbagai jenis manajer dalam organisasi mereka.